Balikpapan, Desember 2024 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan kembali menorehkan prestasi pada ajang Apresiasi dan Refleksi Implementasi Program Prioritas UPT Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur. Disdikbud Balikpapan meraih penghargaan Juara 2 atas keberhasilan dalam Pelaksanaan Aksi Nyata Penguatan Literasi dan Numerasi Tuntas di Sekolah Sasaran Intervensi Tahun 2024.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen dan inovasi Disdikbud Balikpapan dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di berbagai jenjang pendidikan. Program intervensi ini difokuskan pada sekolah-sekolah yang membutuhkan pendampingan khusus, dengan tujuan memastikan seluruh siswa mencapai kompetensi dasar sesuai standar pendidikan nasional.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan ini. “Pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga orang tua siswa. Kami akan terus berupaya memperkuat program literasi dan numerasi agar seluruh anak di Balikpapan memiliki bekal pendidikan yang kuat untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Beberapa langkah strategis yang telah dilakukan Disdikbud Balikpapan dalam program ini meliputi:
Pendampingan Intensif: Melakukan pelatihan dan bimbingan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas pengajaran literasi dan numerasi.
Pengembangan Media Pembelajaran Kreatif: Menciptakan modul dan alat bantu pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Kolaborasi dengan Komunitas dan Orang Tua: Menggalang peran aktif masyarakat dalam mendukung penguatan literasi dan numerasi di rumah maupun di lingkungan sekitar.
Monitoring dan Evaluasi Berkala: Melakukan penilaian rutin terhadap kemajuan siswa di sekolah sasaran intervensi.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Disdikbud Kota Balikpapan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang literasi dan numerasi. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa demi mencetak generasi cerdas, kompeten, dan berdaya saing.