Balikpapan - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan Tahun 2025 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Balikpapan Tahun 2026. Acara ini juga dirangkai dengan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan 2025-2029. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 Maret 2025, bertempat di Auditorium Balai Kota Balikpapan.
Musrenbang merupakan forum strategis yang bertujuan untuk menyusun arah pembangunan Kota Balikpapan secara partisipatif, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat. Dalam forum ini, berbagai usulan dan masukan dibahas guna merumuskan prioritas pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Irfan Taufik menegaskan komitmen Disdikbud Kota Balikpapan dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan yang berkelanjutan. "Pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas dalam pembangunan Kota Balikpapan. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan, pelatihan guru, serta berbagai program untuk kesejahteraan peserta didik," ujarnya.
Musrenbang tahun ini juga menjadi momen penting dalam menyelaraskan program pembangunan dengan visi dan misi jangka menengah Kota Balikpapan. Konsultasi publik yang dilakukan dalam rangka penyusunan RPJMD 2025-2029 bertujuan untuk memastikan kebijakan yang diambil sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, perwakilan organisasi masyarakat, serta stakeholder terkait. Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan Kota Balikpapan dapat terus berkembang dengan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan inklusif.